GERAKAN SOSIAL DI SULAWESI TENGGARA, 1906-1942
Rahman Abidin 2014131017 LA ODE RABANI ABSTRACT Gerakan pada periode 1906-1942 berawal dari intervensi pemerintah kolonial belanda pada sumber pendapatan ekonomi penduduk yang kemudian menimbulkan gejolak sosial yang ditandai dengan adanya penentangan dan konflik terbuka antara belanda dan penduduk pribumi sulawesi tenggara. Pemungunatan pajak kepala, pengurangan lahan ekonomi penguasa tradisional seperti pajak/bea pelabuhan, cukai tembakau, pajak ekspor impor, dan sebagainya telah menimbulkan keresahan baik pada tingkat penguasa tradisional maupun pada tingkat rakyat bawah yang senatiasa menjadi objek pajak. Perlawanan penduduk lokal itu menunjukkan adanya penolakan yang kuat terhadap eksistensi ekonomi yang telah berlangsung pada tingkat pribumi, meskipun dilakukan oleh penguasa setempat (kesultanan) buton sekalipun. Dengan demikian, dapat di pahami bahwa gerakan sosial terjadi buakan hanya disebabkan oleh faktor politik tetapi juga karena faktor ekonomi yang ter...